Goa Langse |
|
|
|
![]() ![]() Goa Langse yang terletak di kaki tebing Parangtritis merupakan tempat tetirah yang terkenal. Dr. Hermanus Johannes de Graaf, ilmuwan Belanda yang mengkhususkan diri dalam pengkajian tanah Jawa, menyebut goa Langse sebagai goa Kanjeng Ratu Kidul. Oleh sebab itu, Goa ini merupakan tempat yang sering dikunjungi oleh reraja Mataram. Di Goa ini konon pernah bersemedi pula Syekh Siti Jenar maupun Sunan Kalijaga. Goa ini terletak di desa Girirejo, kecamatan Panggang, kabupaten Gunung Kidul. Goa yang hingga kini dikenal sebagai tempat semadi atau "nenepi" itu jaraknya sekitar 30 km arah selatan kota Yogyakarta. Pada saat tertentu seperti malam selasa dan jumat kliwon, banyak yang berkunjung ke Goa ini, dengan maksud memanjatkan doa agar memperoleh keberhasilan dan kesejahteraan dalam hidupnya. Goa Langse terhitung lebih luas jika dibandingkan goa-goa alam lain di DIY. Panjangnya sekitar 30 meter dan lebarnya sekitar 10 meter, tingginya mencapai 20 meter, dengan stalagtit bergantungan di langit-langit goa. Di ujung goa, terdapat mata air yang biasanya digunakan pengunjung untuk membasuh diri. Airnya yang dingin dan tawar, serta mengandung kadar kapur tinggi, menghilangkan rasa lelah setelah perjalanan berat menuju Goa Langse. Di sebelah mata air itu, terdapat tempat datar yang biasa digunakan untuk bersemedi. |