Wedang Uwuh di Makam Para Raja |
|
|
|
Lokasi : Makam Raja-Raja Imogiri Uwuh adalah sampah. Dan mereka bertebaran leluasa di pelataran bawah makam para raja Mataram di Pajimatan Imogiri, Bantul, Yogyakarta. Hari - hari yang diwarnai getaran wibawa peristirahatan wangsa Mataram itu dilalui denga minuman hangat berbahan cengkih, pala, secang, jahe, daun salam, remapah-rempah Jawa lainnya. Minuman ini agaknya juga digemari raja pada saat itu.Uwuh atau sampah, memang sebuah idiom untuk menunjukan campur aduknya berbagai rempah-rempah itu dalam sebuah minuman spesifik. Orang jawa selalu bermain-main dengan idiom ini untuk menandai bahwa minuman berjenis unik itu bisa mudah dikenali. Siapa yang tak mengenal sampah, uwuh itu. Tapi dalam konteks ini, uwuh rasanya bikin hangat badan, segar, sedikit pedas dan akrab. Seorang abdi dalem Kraton Yogyakarta bertugas di makam para raja, Jaga Pratama namanya, mengemukakan bahwa minuman ini telah ada sejak masa pemerintahan Sultan Agung Hanyakrakusuma di Mataram. Kini semua bahan ramuan itu diambil dari kompleks makam para raja itu. Daun cengkeh diambil dari tebaran daun kering di bawah pohon yang tumbuh di makam para raja. |