Liputan budaya Jogja / Yogyakarta dari aneka ragam hal yang menjadi kekayaan budaya Jogja / Yogyakarta. Di sini Anda akan menemukan beberapa artikel liputan menarik yang Anda butuhkan seputar budaya Jogja / Yogyakarta. Selamat membaca.
|
|
Menikmati Wisata Kuliner Akhir Pekan di Jogja |
|
|
|
Setiap akhir pekan, dipastikan ruas jalan protokol seperti kawasan Malioboro penuh sesak. Selain dipenuhi beberapa kendaraan roda dua maupun empat, para pejalan kaki pun tidak mau ketinggalan memanfaatkan akhir pekan untuk liburan di Jogja. Tentu saja, banyak dari mereka yang datang dari luar kota Jogja. Bagi wisatawan yang tengah berlibur akhir pekan di Jogja, tidak ada salahnya untuk menikmati beberapa tempat favorit sambil berwisata kuliner.
|
|
Selanjutnya...
|
Lokasi : Kecamatan Kalasan, Sleman
Suatu hari di bulan Juli 1966, Karyowinangun, seorang petani berangkat kesawah miliknya didusun Sambisari, desa Purwomartini,Kecamatan Kalasan, Sleman, DIY Yogyakarta, 10 Km timur kota Yogyakarta. Ketika itu ia mulai mencangkul sawahnya, tiba-tiba ujung cangkulnya menghantam bongkahan batu hitam terpendam di tanah. Dan tak disadari ayunan cangkulnya itu menjadi awal sebuah penenmuan besar. Sangat besar.
|
|
Selanjutnya...
|
Lokasi : Kulonprogo Yogyakarta
Pada suatu ketika, dimasa awal Mataram, Raden Mas Rangsang mendapatkan wangsit, ilham, untuk menjadi penguasa di tanah jawa dengan berjalan ke arah barat, ke arah perbukitan Menoreh. Saat itu ibu kota kerjaaan Mataram berada di Kotagede. Saat melewati pegunungan itu, ia pingsan. Dalam pingsannya ia merasa mendapatakan perintah untuk bersemadi di tempat itu.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Wedang Uwuh di Makam Para Raja |
|
|
|
Lokasi : Makam Raja-Raja Imogiri
Uwuh adalah sampah. Dan mereka bertebaran leluasa di pelataran bawah makam para raja Mataram di Pajimatan Imogiri, Bantul, Yogyakarta. Hari - hari yang diwarnai getaran wibawa peristirahatan wangsa Mataram itu dilalui denga minuman hangat berbahan cengkih, pala, secang, jahe, daun salam, remapah-rempah Jawa lainnya. Minuman ini agaknya juga digemari raja pada saat itu.
|
|
Selanjutnya...
|
|
|
|
|
|